Aku dan Ruang Mimpi
Picture By Pinterest
Kemarin, kamu mengisi ruang kosong itu
Senyum yang manis nan hangat
Merdunya tawa
Semerbaknya aroma tubuhmu, masih bisa ku ingat
Mungkin, aku tidak mengenalimu
Sayangnya kamu begitu tau tentangku
Ruang yang semula kosong
Kini, mulai penuh tawa
Aku pikir semua bertahan lama
Ternyata semakin aku mencoba mengingatnya
Semakin kamu tidak pernah datang
Bahkan ketika tangis ku mulai menggema
Kamu tetap tidak datang
Ruangan itu kembali kosong ... dan menyakitkan
Comments
Post a Comment